March 19, 2007

KARENA CINTAKU ADA DI SINI

saat ini itulah yang ingin aku katakan...

Karena cintaku ada di sini aku tak akan pernah pergi dari sini

Dan Bila Aku Berdiri Tegar Sampai Hari Ini
Bukan Karna Kuat Dan Hebatku
Semua Karena Cinta, Semua Karena Cinta...
Tak Mampu Diriku Dapat Berdiri Tegar, Terima Kasih Cinta

Karena cintaku ada di sini...

Cintaku bersama dengan binaan-binaanku
Cintaku bersama dengan teman-teman halaqohku
Cintaku bersama dengan teman-teman Immpas
Cintaku bersama dengan teman-teman Dawah Sekolah
Cintaku bersama dengan teman-teman LP2I
Cintaku bersama dengan da'wah Ilallah...

Aku berjanji, Insya ALLAH...
tak kan pernah mundur dari jalan ini

Mundurlah yang ingin mundur
Futurlah yang ingin futur
Aku akan tetap di sini bersama Tuhanku

Ikrar MUJAHID!!!

Ukhuwah

new blog : AHSANUL KALAM

Ukhuwah
Album : Latar Dunia Islam
Munsyid : Suara Persaudaraan
http://liriknasyid.com

Tiada kata indah seindah kata ukhuwah
Dalam sebuah jalinan persaudaraan Islam
Jalinan yang abadi di sisi Tuhan
Berawal dari sebuah perkenalan

Semai tumbuh mekar berbatang serta berdahan
Berhiasakan ranting dan rerimbun dedaunan
berbuahkan cinta suci karena Tuhan
Damai kalbu sejuk terasa indah di pandang

Rasululloh mengajarkan tentang arti kata cinta
Yang harus diungkapkan pada sahabat atau saudara
Dengan kata - kata indah yang terungkap dari lisan
Seindah yang terpendam dalam kalbu

Di altar bandara Husain Sastra Negara
Kutemukan kurasakan sebuah fenomena cinta
Kusadari sepenuhnya cinta adalah rahmat-Nya
Yang harus di jaga dan dipelihara

Alloh kuatkanlah serta liatkanlah
agar cinta berbuahkan payung - payung perlindungan
dihari kiamat di hari tiada naungan  kecuali dengan izin-Mu

Kunantikan janji-Mu
Kuberharap pada-Mu
Kuberada diantara tujuh golongan yang kau lindungi

Tempatkanlah diriku
Dudukkanlah diriku
Diatas mimbar yang terbuat dari cahaya-Mu

du.. du.. du..

back to "Tiada Kata indah......."
back to "Alloh kuatkanlah......."

Sudah usang untuk membahas tentang teori ukhuwah...
Karena hampir semua orang sudah tahu apa  itu rukun ukhuwah :
Taaruf...
Ta'awun...
Takaful...
Level terendahnya berlapang dada dan puncaknya adalah itsar

Usang!
Teori hanyalah teori
Sebagus apapun teorinya, tanpa implementasi... teori hanya menjadi kata-kata kosong tanpa makna...

Saat hati sudah tak lagi bersatu dengan ikatan iman, lenyaplah ukhuwah yang terbina bertahun lamanya.
Masa-masa bersama dalam keletihan menjalani perjuangan di jalan da'wah...
Masa-masa bersama dalam tangis, tawa, kebingungan, keceriaan...
Saat kita membina diri kita dalam kesulitan-kesulitan yang kita hadapi...
Seperti berlalu begitu saja dihempas ambisi pribadi

Aku tak menyalahkan siapa pun...
Saat ku ditanya tentang kabar seorang saudariku yang kian hari kian berubah, aku hanya bisa terdiam
Aku sadar aku berinvestasi dalam kasus ini
Untuk kesekian kalinya aku telah menanam benih kesalahan yang berkepanjangan
Ya ALLAH...
Semoga Kau mengampuni ku

Sudah berapa lama aku tak mendoakan saudari-saudariku?
Sudah berapa rabithah yang aku lewati tanpa kuingat wajah-wajah saudariku?
Sudah berapa bulon kupendam kesempitan dada akan saudari-saudariku?

Ah... sesungguhnya aku tak pantas disebut orang shalih! apalagi disebut orang beriman!

" Dari Anas r.a. Nabi SAW Bersabda : Tidak sempurna keimanan seseorang
dari kalian sebelum Ia mencintai saudaranya (sesama Muslim) sebagaimana
Ia mencintai dirinya sendiri" (HR.Bukhari)

Betapa inginnya aku kembali membuka perbincangan yang hangat dengan saudariku seperti dulu...

Aku berharap aku bisa menjadi seseorang yang berharga di matanya... karena aku menunjukkannya jalan yang lurus (kembali)
Seperti yang pernah kita jalani dulu...

Kita memang tak pernah mengikat janji untuk suatu apapun. Tapi kau saudariku yang harus kuajak untuk kembali mereguk manisnya iman diantara peluh dan darah yang kita korbankan untuk Tuhan kita.

Aku sangat terkesan dengan nasyid ini...
Nasyid yang kita lantunkan saat kita sama-sama masih lucu... baru berjilbab dan mulai mencari kebenaran. Dan kita temukan kebenaran itu di sebuah komunitas da'wah.

Cermin
Album :
Munsyid : Bestari
http://liriknasyid.com



ketika diriku bercermin dikaca aku jadi malu
kulihat pakaian yang berjilbab putih
itulah diriku tapi nyatanya hati dan tingkah lakuku belum sesuai dengan pakaianku

sering ngomongin orang, belanja takaruan,pilih-pilih teman,
kadang iri-irian sering juga dandan berlebihan
tetapi ternyata diriku menyerti arti jilbab ini
tak hanya pakaian ataupun hiasan
atau lebih lagi jilbab putih ini akan mengantarkan diri kita pada cinta Illahi

bersihkan hatimu,luruskan ahlakmu,
jadilah muslamah yang penuh karisma
semoga Allah bersama kita....(dem..badem...badem.....)
 

new blog : AHSANUL KALAM

Ukhuwah

Ukhuwah
Album : Latar Dunia Islam
Munsyid : Suara Persaudaraan
http://liriknasyid.com

Tiada kata indah seindah kata ukhuwah
Dalam sebuah jalinan persaudaraan Islam
Jalinan yang abadi di sisi Tuhan
Berawal dari sebuah perkenalan

Semai tumbuh mekar berbatang serta berdahan
Berhiasakan ranting dan rerimbun dedaunan
berbuahkan cinta suci karena Tuhan
Damai kalbu sejuk terasa indah di pandang

Rasululloh mengajarkan tentang arti kata cinta
Yang harus diungkapkan pada sahabat atau saudara
Dengan kata - kata indah yang terungkap dari lisan
Seindah yang terpendam dalam kalbu

Di altar bandara Husain Sastra Negara
Kutemukan kurasakan sebuah fenomena cinta
Kusadari sepenuhnya cinta adalah rahmat-Nya
Yang harus di jaga dan dipelihara

Alloh kuatkanlah serta liatkanlah
agar cinta berbuahkan payung - payung perlindungan
dihari kiamat di hari tiada naungan  kecuali dengan izin-Mu

Kunantikan janji-Mu
Kuberharap pada-Mu
Kuberada diantara tujuh golongan yang kau lindungi

Tempatkanlah diriku
Dudukkanlah diriku
Diatas mimbar yang terbuat dari cahaya-Mu

du.. du.. du..

back to "Tiada Kata indah......."
back to "Alloh kuatkanlah......."

Sudah usang untuk membahas tentang teori ukhuwah...
Karena hampir semua orang sudah tahu apa  itu rukun ukhuwah :
Taaruf...
Ta'awun...
Takaful...
Level terendahnya berlapang dada dan puncaknya adalah itsar

Usang!
Teori hanyalah teori
Sebagus apapun teorinya, tanpa implementasi... teori hanya menjadi kata-kata kosong tanpa makna...

Saat hati sudah tak lagi bersatu dengan ikatan iman, lenyaplah ukhuwah yang terbina bertahun lamanya.
Masa-masa bersama dalam keletihan menjalani perjuangan di jalan da'wah...
Masa-masa bersama dalam tangis, tawa, kebingungan, keceriaan...
Saat kita membina diri kita dalam kesulitan-kesulitan yang kita hadapi...
Seperti berlalu begitu saja dihempas ambisi pribadi

Aku tak menyalahkan siapa pun...
Saat ku ditanya tentang kabar seorang saudariku yang kian hari kian berubah, aku hanya bisa terdiam
Aku sadar aku berinvestasi dalam kasus ini
Untuk kesekian kalinya aku telah menanam benih kesalahan yang berkepanjangan
Ya ALLAH...
Semoga Kau mengampuni ku

Sudah berapa lama aku tak mendoakan saudari-saudariku?
Sudah berapa rabithah yang aku lewati tanpa kuingat wajah-wajah saudariku?
Sudah berapa bulon kupendam kesempitan dada akan saudari-saudariku?

Ah... sesungguhnya aku tak pantas disebut orang shalih! apalagi disebut orang beriman!

" Dari Anas r.a. Nabi SAW Bersabda : Tidak sempurna keimanan seseorang
dari kalian sebelum Ia mencintai saudaranya (sesama Muslim) sebagaimana
Ia mencintai dirinya sendiri" (HR.Bukhari)

Betapa inginnya aku kembali membuka perbincangan yang hangat dengan saudariku seperti dulu...

Aku berharap aku bisa menjadi seseorang yang berharga di matanya... karena aku menunjukkannya jalan yang lurus (kembali)
Seperti yang pernah kita jalani dulu...

Kita memang tak pernah mengikat janji untuk suatu apapun. Tapi kau saudariku yang harus kuajak untuk kembali mereguk manisnya iman diantara peluh dan darah yang kita korbankan untuk Tuhan kita.

Aku sangat terkesan dengan nasyid ini...
Nasyid yang kita lantunkan saat kita sama-sama masih lucu... baru berjilbab dan mulai mencari kebenaran. Dan kita temukan kebenaran itu di sebuah komunitas da'wah.

Cermin
Album :
Munsyid : Bestari
http://liriknasyid.com



ketika diriku bercermin dikaca aku jadi malu
kulihat pakaian yang berjilbab putih
itulah diriku tapi nyatanya hati dan tingkah lakuku belum sesuai dengan pakaianku

sering ngomongin orang, belanja takaruan,pilih-pilih teman,
kadang iri-irian sering juga dandan berlebihan
tetapi ternyata diriku menyerti arti jilbab ini
tak hanya pakaian ataupun hiasan
atau lebih lagi jilbab putih ini akan mengantarkan diri kita pada cinta Illahi

bersihkan hatimu,luruskan ahlakmu,
jadilah muslamah yang penuh karisma
semoga Allah bersama kita....(dem..badem...badem.....)
 

Handphone

Kesulitan berkomunikasi...
Itulah yang kami rasakan dalam pelaksanaan amanah da'wah.
Kesibukan kerja, bisnis, kuliah, dan amanah-amanah dawah lainnya membuat kami benar-benar sulit bertemu. Bahkan untuk rapat yang hanya berdurasi 60 menit saja.

Akhirnya... setelah lebih dari sebulan tidak ada kordinasi kami melakukan pertemuan syuro pada hari libur. Hanya sebentar, sekitar setengah jam. Saat itu aku sedang sakit.  Aku memutuskan untuk tidak hadir. Alhamdulillah Mas'ul alias atasanku mengizinkan untuk istirahat.

Malamnya ukhti Axx meneleponku, tapi aku sudah tidur. Ma'lum... bed rest ceritanya...
Besok paginya ukhti Axx menelepon lagi. Beliau mengabariku bahwa pada syuro kemarin diputuskan bahwa masing-masing anggota syuro akan diberikan fasilitas, yaitu sebuah Handphone CDMA ... sebagai konpensasi atas ketiadaan irisan waktu untuk mengadakan rapat. Komunikasi kita lakukan melalui handphone tersebut.

Pertanyaanku adalah... Siapa yang akan membayar pembelian handphone tersebut?
Ukhti Axx menjawab bahwa mas'ul yang mengusulkan handphone sebagai solusi dan dananya akan dicarikan.

Saat ini, masing-masing anggota syuro sudah memegang handphone CDMA tersebut. Merknya motorola.. entah seri berapa? Aku sendiri sudah punya handphone CDMA. Jadi gak kebagian :p

Tapi... yang aku herankan dan masih menjadi misteri sampai saat ini...
Siapakah yang membeli handphone-handphone tersebut?
Sampai saat ini tak ada yang tahu...

Kejadian hadirnya pe nyandang dana misterius sudah sering terjadi di tim kami. Dan misteri itu tak pernah terjawab.

Aku hanya bisa mendoakan semoga keihklasan orang tersebut dibalas Allah dengan balasan yang terbaik...
Semoga pengorbanannya mengantarkan beliau pada kehidupan yang baik di dunia maupun di akhirat.

blog baru : AHSANUL KALAM

February 21, 2007

ABCDE

ABCDE = Aduh Bo Cape Deh Ekeu

Populer banget nih singkatan. Merambah ke segala penjuru.

Gak tau kenapa hari ini cape banget, ABCDE

Cape fisik, cape ruhiyah, cape mental....

Tapi... tetap berusaha untuk tersenyum dan optimis... menghadapi amanah baru yang akan diemban.

Bahkan untuk level yang lebh berat sekalipun.

Insya ALLAH. :)

Siap untuk menjadi penerus Forum Annida Bandung!!!

Untuk Allah...

Untuk para pendahuluku... Teh Teja dan Teh Isma

Semoga ALLAH menjadikan ini sebagai jalan menuju JannahNya

Amin

(Fiuuuuuuuuh... btw, siapa aja ya akhawat yang memperkuat Forum Annida... curiga semuanya ditarik ke tim xxxxxxxxxx )

February 19, 2007

Semoga Allah Mempertemukan Kita di Syurga

"Barangsiapa yang mengharapkan mati syahid dengan sepenuh hati, maka Allah akan memberikan mati syahid kepadanya, meski ia mati di tempat
tidur."

>> Dunia, hanya satu terminal dari seluruh fase kehidupan. Hanya Allah yang
>> tahu, rentang usia seorang manusia. Saya, khadijah, sebut saja demikian,
>> menikah dengan Muhammad, 3 Oktober 1993. Muhammad, adalah kakak kelas
>> saya di IPB. Pernikahan saya, melalui tahap yang biasa dilakukan oleh
>> ikhwan dan akhwat. Saya tak pernah mengenal Muhammad sebelumnya. Dan,
>> seperti layaknya pasangan baru, fase ta'aruf, konflik, dan kematangan
>> pun saya alami.
>>
>> Meski baru saling kenal, saya rasakan suami saya sangat sayang pada
>> saya. Seolah, tidak seimbang dengan apa yang saya berikan. Dia banyak
>> membantu. Apalagi ketika saya menyelesaikan tugas akhir kuliah. Bisa
>> dikatakan, ia sekretaris pribadi saya.

>> Selama menikah, suami sering mengingatkan saya tentang kematian, tentang
>> syurga, tentang syahid, dan sebagainya. Setiap kami bicara tentang
>> sesuatu, ujung-ujungnya bicara tentang kematian dan indahnya syurga itu
>> bagaimana. Kalau kita bicara soal nikmatnya materi, suami mengaitkannya
>> dengan kenikmatan syurga yang lebih indah. Bahkan, berulang-ulang dia
>> mengatakan, nanti kita ketemu lagi di syurga. Kalau saya ingat kata-kata
>> itu, itu bukan kata-kata kosong. Bahkan itu mempunyai makna yang dalam
>> bagi saya.

>> Hari itu, 16 Januari 1996, kami ke rumah orang tua di Jakarta. Seolah
>> suami saya mengembalikan saya kepada orang tua saya. Malam itu juga
>> suami saya mengatakan harus kembali ke Bogor, karena harus mengisi
>> diklat besok paginya. Menurutnya, kalau berangkat pagi dari Jakarta
>> khawatir terlambat.

>> Mendekati jam 12 malam, saya bangun dari tidur, perut saya sakit,
>> keringat dingin mengucur, rasanya ingin muntah. Saya bilang pada ibu
>> saya, untuk diobati. Saya kira maag saya kambuh. Saya sempat berpikir
>> suami saya di sana sudah istirahat, sudah tenang, sudah sampai, karena
>> berangkat sejak maghrib. Saya juga sempat berharap kalau ada suami saya,
>> mungkin saya dipijitin atau bagaimana, Tapi rupanya pada saat itulah
>> terjadi peristiwa tragis menimpa suami saya.

>> Jam tiga malam, saya terbangun. Kemudian saya shalat. Entah kenapa,
>> meskipun badan kurang sehat, saya ingin ngaji. Lama sekali saya
>> menghabiskan lembar demi lembar mushaf kecil saya. Waktu subuh rasanya
>> lama sekali. Badan saya sangat lelah dan akhirnya tertidur hingga subuh.
>>
>> Pagi harinya, saya mendapat berita, dari seorang akhwat di Jakarta,
>> bahwa suami saya dalam kondisi kritis, Karena angkutan yang
>> ditumpanginya hancur ditabrak truk Tronton di jalan raya Parung.
>> Sebenarnya, waktu itu suami saya sudah meninggal. Mungkin sengaja
>> beritanya dibuat begitu biar saya tidak kaget. Namun tak lama kemudian,
>> ada seorang ikhwah Jakarta yang memberitahukan bahwa beliau sudah
>> meninggal. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un".

>> Entah kenapa, mendengar berita itu hati saya tetap tegar. Saya sendiri
>> tak menyangka bisa setegar itu. Saya berusaha membangun keyakinan bahwa
>> suami saya mati syahid. Saya bisa menasehati keluarga dan langsung ke
>> Bogor. Di sana, suami saya sudah dikafani. Sambil menangis, saya
>> menasehati ibu, bahwa dia bukan milik kita. Kita semua bukan milik kita
>> sendiri, tapi milik ALLAH.

>> Alhamdulillah Allah memberi kekuatan, Kepada orang-orang yang berta'ziah
>> waktu itu, saya mengatakan, "Do'a kan dia supaya syahid ..... do'akan
>> dia supaya syahid." Sekali lagi, ketabahan saya saat itu semata datang
>> dari Allah. Kalau tidak, mungkin saya sudah pingsan.

>> Menjelang kematiannya yang amat mendadak, saya tidak merasakan firasat
>> atau tanda-tanda khusus. Hanya, seminggu sebelum suami meninggal, anak
>> saya sering menangis, meski dia tidak apa-apa. Mungkin, karena merasa
>> akan ditinggal oleh bapaknya. Entahlah.

>> Seperti tuntunan Islam, segala hutang orang yang meninggal harus
>> ditunaikan. Meski tidak ada catatannya, tapi tanpa disadari, saya ingat
>> sekali hutang-hutang suami. Saya memang sering bercanda sama suami, "Mas
>> kalau ada hutang, catat. Nanti kalau mas meninggal duluan saya tahu saya
>> harus bayar berapa." Canda itu memang sering muncul ketika kami bicara
>> masalah kematian. Sampai saya pernah bilang pada suami saya, "Kalau mas
>> meninggal duluan, saya yang mandiin. Kalau mas meninggal duluan, saya
>> kembali lagi ke ummi, jadi anaknya lagi." Semua itu akhirnya menjadi
>> kenyataan.

>> Beberapa hari setelah musibah itu, saya harus kembali ke rumah kontrakan
>> di Bogor untuk mengurus surat-surat. Saat saya buka pintunya, tercium
>> baru harum sekali. Hampir seluruh ruangan rumah itu wangi, Saya sempat
>> periksa barangkali sumber wangi itu ada pada buah-buahan, atau yang
>> lainnya. Tapi, tidak ada. Ruangan yang tercium paling wangi, tempat
>> tidur suami dan tempat yang biasa ia gunakan bekerja.

>> Beberapa waktu kemudian, dalam tidur, saya mimpi bersalaman dengan dia.
>> Saya cium tangannya, Saat itu dia mendo'akan saya: "Zawadakillahu taqwa
>> waghafara dzanbaki, wa yassara laki haitsu ma kunti". (Semoga Allah
>> menambah ketaqwaan padamu, mengampuni dosamu, dan mempermudah segala
>> urusanmu di mana saja). Sambil menangis, saya balas do'a itu dengan do'a
>> serupa.

>> Semasa suami masih hidup, do'a itu memang biasa kami ucapkan ketika kami
>> berpisah. Saya biasa mencium tangan suami bila ia ingin keluar rumah.
>> Ketika kami saling mengingat, kami juga saling mendo'akan.

>> Banyak do'a-do'a yang diajarkan suami saya. Ketika saya sakit, suami
>> saya menulis do'a di white board. Sampai sekarang saya selalu baca do'a
>> itu. Anak saya juga hafal. Saya banyak belajar darinya. Dia guru saya
>> yang paling baik. Dia juga bisa menjelaskan bagaimana indahnya syurga.
>> Bagaimana indahnya syahid.

>> Ketika suami meninggal, saya sedang hamil satu bulan, anak yang kedua.
>> Namanya sudah dipersiapkan oleh suami saya, Ahmad Qassam Amrul Haq,
>> kalau lahir laki-laki. Katanya Qassam itu diambil dari nama Izzuddin Al
>> Qassam. Izzuddinnya sudah sering dipakai, dia ingin mengunakan nama
>> Qassam-nya. Lalu, Amrul Haq itu memang nama yang paling dia sukai. Kalau
>> dia menulis di beberapa media, nama samarannya Abu Amrul Haq.

>> Banyak kesan baik dan kenangan indah yang saya alami bersama suami.
>> Menjelang kematiannya, saya pernah berta'ziyah ke rumah salah seorang
>> teman yang meninggal. Sepulang suami saya dari kerja, saya pernah tanya
>> pada suami, "Mas, kepikiran ngga' tentang mati ?" Kami tidak saling
>> menatap. Suami saya hanya bilang, "Memang ya, tidak ada yang tahu kapan
>> kematian itu akan datang, persiapkan saja diri kita."

>> Waktu saya wisuda, 13 Januari 1996, saya sempat bertanya pada suami,
>> "Mas nanti saya kerja di mana ?" Suami diam saja sejenak. Akhirnya suami
>> saya mengatakan, supaya wanita itu memelihara jati diri. Saya bertanya,
>> "Maksudnya apa ?" "Beribadah, bekerja membantu suaminya, dan
>> bermasyarakat. " Saya berpikir bahwa saya harus mengurus rumah tangga
>> dengan baik. Tidak usah memikirkan pekerjaan.

>> Alhamdulillah, setelah suami saya meninggal, Masya Allah, saya menerima
>> rejeki banyak sekali, lebih dari tiga belas juta. Saya tidak mengira,
>> sampai bingung, diapakan uang sebanyak ini.

>> Sekarang, setiap bulan saya hidup dari pensiun pegawai negeri suami.
>> Meskipun sedikit, tapi saya merasa cukup. Dan rejeki dari Allah tetap
>> saja mengalir. Allah memang memberikan rejeki kepada siapa saja yang dan
>> tidak tergantung kepada siapa saja. Katakanlah, meski suami saya tidak
>> ada, tapi rejeki Allah itu tidak akan pernah habis.

>> Insya Allah saya optimis dengan anak-anak saya. Saya ingat sabda Nabi,
>> "Aku dan pengasuh anak yatim seperti ini," sambil mengangkat dua jari
>> tangannya. Saya bukan pengasuh anak yatim, tapi ibunya anak yatim. Meski
>> masih kecil-kecil, saya sudah merasakan kedewasaan mereka lebih cepat
>> mengerti tentang kematian, tentang neraka, tentang syurga, bahkan
>> tentang syahid.

>> Rejeki yang saya terima, tak mustahil lantaran keberkahan mereka.

>> Dzikroyat, Tarbawi, Edisi 1 Th. 1 31 Mei 1999M / 15 Shafar 1420 H

Artikel ini dibacakan oleh murabbiyahku tercinta pada tanggal 10 Februari yang lalu... bertepatan dengan pernikahan salah seorang saudariku.
Mendengar kisah ini... teringatkan kembali akan pentingnya meluruskan niat dalam setiap aktivitas...
Mendengar kisah ini teringatkan kembali akan mimpi pertemuan denganNYA yang terindah.
Mendengar kisah ini mengingatkanku, dengan apa aku menggapai mimpiku itu?

Ingin sekali membagi cerita ini pada teman2ku...
Bi iznillah ada seorang akhawat yang memposting artikel ini di milis kafe muslimah...

January 15, 2007

Andai Dia Tahu

Perasaan ditindas seringkali muncul. Baik itu ditindas secara lisan maupun dengan perbuatan.

Ketika posisi kita rendah, kita memang mudah dikendalikan dan tidak punya kekuatan.

Ini kurasakan berkali-kali. Seseorang yang berkuasa berusaha untuk 'menindas' golongan tertentu yang dia benci.

Dia sering kali menyakiti hati secara halus maupun kasar. Mendepak orang yang menurut dia akan mengancam. Di sisi lain dia mengajak orang yang akan memperkuat posisinya.

Dalam hati ini timbul kebencian dan bara permusuhan terhadap orang tersebut. Muak rasanya...

Terlebih lagi dengan sikap dan rencana-rencana busuknya yang benar2 membuatku ingin menghajarnya.

Seringkali aku ingin menghindarinya. Hati nuraniku tak bisa menerima permusuhan terselubung seperti ini. Aku benci!!! Aku suka dengan kedamaian, keterbukaan, simpati...

Tapi ini adalah kenyataan yang harus diterima.

Di mana ada pejuang kebenaran, akan selalu ada pejuang kebatilan.

Dan memang itulah pekerjaan para pejuang kebatilan... membuat kerusakan di muka bumi.

Jika tidak ada pejuang kebatilan, tak akan pernah para pejuang kebenaran menjadi pahlawan.

Tahukan kawan, apa yang membuat orang berkuasa ini benci pada golongan itu?

Islam... karena golongan itu adalah golongan orang yang berusaha memegang islamnya dengan teguh.

Andai saja dia tahu... bahwa ISLAM ini agama yang indah...

Tentu dia akan berbalik memperjuangkan Islam dengan seluruh potensi yang dimilikinya.

Andai saja dia tahu bahwa ISLAM inilah jalan kebenaran yang membawanya ke surga...

Tentu dia akan memeluknya dengan erat hingga akhir hidupnya

Andai saja dia tahu bahwa ISLAM bukan agama permusuhan...

Andai saja dia tahu bahwa ISLAM adalah agama yang mampu membangun peradaban di dunia ini...

Andai saja dia tahu bahwa ISLAM adalah janji dia dengan Tuhannya ketika dia masih berada di alam ruh...

Andai saja dia tahu bahwa sebenarnya ISLAMlah yang paling sesuai dengan fitrah dirinya sebagai manusia...

Andai saja dia tahu bahwa ISLAMlah yang membuat dia selamat...

Andai saja dia mengenal siapa diri dan Tuhannya yang sebenarnya...

ya ALLAH sungguh dia orang yang belum paham...

Pahamkanlah dia...

Jadikanlah keturunannya sebagai golongan yang mengerti dan memperjuangkan agamamu...

(teringat akan doa Rasulullah SAW pada penduduk Thaif...)

Allahummashalli ala muhammad wa ala alihi shahbihi ajmaiin

amin

January 12, 2007

gak ada libur :(

"teh, kalo teteh kapan liburnya?"

"waduh :(   kalo kuliah reguler libur, kuliah e-learning g libur dan sebaliknya... jadi gak ada intersection liburnya ..."

__________________________________________________________________________

"teh, entar pulangnya sore ya?"

"ntar siang pulang kok, kan mu ke undangan."

"trus pergi lagi?"

:(  "ya iya.. kan mu ngaji..."

December 28, 2006

Apa yang kuinginkan...

Menyatakan apa yang kuinginkan mengingatkanku pada training ESQ pada sesi mission statement.

Kalo yang dah pernah ikutan, pasti ngerasain bagian ini bagian yang paling menyeramkan. Ruangannya digelapin.Peserta disuruh berpasang-pasangan (tentunya perempuan sama perempuan, laki2 sama laki2 lagi). Masing-masing pasangan duduk berhadap-hadapan. Mereka diinstruksikan untuk saling menanyakan apa yang mereka inginkan. Caranya dengan saling berpelukan (kayak teletabis :P ).

Peserta yang bertanya mengatakan :

"apa yang kau inginkan?" sambil memukul punggung rekannya sekeras2nya

Peserta yang ditanya harus serta merta menjawab apa yang ada dalam hatinya ttg apa yang dia inginkan sekeras-kerasnya. Satu kali pertanyaan satu kali jawaban plus satu kali pukulan (buseeet... sakit euy!). Dan jawaban gak boleh diulang, harus beda-beda.

Kenapa musti dipukul? karena (kata trainernya) dengan dipukul itu akan memudahkan kita mengungkapkan apa  yang terpendam dalam hati kita. Jadi nanti akan keluar semua rahasia-rahasia yang terpendam dalam diri kita (wow!!!). Makanya sebelum simulasi ini dimulai tiap pasangan peserta berjanji untuk saling menjaga rahasia.

Hmmm... menegangkan

Masalahnya mayoritas peserta berpasangan dengan orang yang baru dikenal saat training. Gawat surawat...

Untuk lebih memperjelas, di atas panggung dua orang asisten trainer mencontohkan bagai mana seharusnya simulasi ini berlangsung.

Memang benar ternyata jawaban2 yang keluar adalah jawaban yang manusiawi. Dalam artian gak direkayasa karna jaim. Misalnya: uang, kedudukan, wanita, etc etc...

Ketika simulasi itu berlangsung, situasi makin menyeramkan. Lampu ruangan dipadamkan, dan diperdengarkan pertanyaan dari malaikat penjaga kubur pada manusia. Seolah-olah teman yang bertanya pada kita berubah menjadi malaikat penjaga kubur dan kita adalah mayitnya (wuuuuu, serem amat). Suaranya keras banget sampe-sampe mobil2 yang sensitif alarmnya bunyi bersahut-sahutan.

Nah... aku juga heran, waktu aku menjalani simulasi ini... apa yang kuinginkan ternyata sesuatu yang baik2 :D wehehehe...

Tapi dalam praktiknya, seringkali apa yang kulakukan tidak mendukung apa yang kuinginkan dan kusebutkan saat simulasi.

Apa dalam diriku udah terlalu banyak evil nya ya? sampe-sampe apa yang sebenarnya tersimpan di dasar hati (ci yeee... ) tidak bisa muncul dan menjadi sikap yang nyata. Astaghfirullaah.

Mungkin ini yang disebut dengan belenggu yang menghalangi dorongan dari god spot untuk diimplementasikan dalam kehidupan.

Dan yang paling aneh, seringkali apa  yang diinginkan itu yang tidak diperlukan dan tidak harus dilakukan. Duh... manusia...

Apa yang kuinginkan saat ini:

  • olahraga
  • "bermain"
  • belajar bahasa jepang
  • menghafal alquran
  • ngeblog
  • xxxxxxx (sensor :P)
  • tidur
  • nangis...

Padahal yang harus kulakukan saat ini (diantaranya) adalah:

  • ngerjain PR (setumpuk-tumpuk....)
  • ngerjain CPM
  • blajar buat ujian akhir semeter
  • wawancara mbak siti (mantan ketua salimah)
  • etc etc...

smoga aja dengan shaum hari ini evil-evil yang bersarang dalam diri bisa musnah perlahan.

kan... dalam hadits, shaum arafah itu menghapus dosa tahun ini dan tahun depan.

amiiin...

Selamat Hari Arafah

Selamat Idul Adha

December 26, 2006

Hei hei...

baru sadar kalo blogku ini ditampilin sama si achai di planet.el02itb.org

waaaaaaaaah...
aku kan suka pake bahasa2 yang aneh...

maaf ya kalo pada gak ngerti

kalo gak ngerti ngacung aja ya...
pasti tetep gak ngerti
wehehehe........

25 desember 2006

Siang ini coba ngafalin halaman 7 buat setoran besok sore. Seperti biasa 1 halaman itu dibaca berulang2 dengan cepat dulu ampe lebih dari 20 balikan. Sebenarnya dari kemaren malem sih mulai baca cepetnya. Tapi diulang lagi supaya lebih mudah mengingat. Setelah ngerasa cukup, mulai deh menghafal per ayat. Berhubung ngafalinnya di atas kasur, tiba-tiba udah mimpi ketemu mama papa deh.. hihihi

Duh, kangen kali ya sama mama papa. Ampe kemimpiin segala. Karna mimpinya sambil pegang mushaf, mushafnya kemimpiin juga. Ya… aku sama papa tukeran mushaf. Aku pake punya papa dan papa pake punya ku. Mushaf punyaku hurufnya sedikit lebih besar dari punya papa, jadi lebih nyaman dibaca. Kalo aku sih dah terbiasa baca dengan mushaf dengan huruf2 yang mungil. Jadi gak masalah.

Sayangnya ngafalin qurannya gak kebawa mimpi… :p

 

Bangun-bangun langsung ngulang ngafal lagi. Duh… rasanya sebelum ketiduran dah dapet ayat 38 deh. Tapi kok skarang jadi gak inget lagi ya? Wah… apa itu mimpi juga kali ya … atau saat itu sedang berada di alam peralihan antara sadar dan tidak?

Ya su…

Eh, ternyata ada sms dari yang tadi kemimpiin, mama dan papa tersayang.Ci ye ci ye… Katanya mama dan papa wukuf hari jumat, so jgn lupa pada shaum arafah. Tlg kasih tau  adik2 dan keluarga uwa. Doain supaya mama dan papa sehat dan diberi kemudahan dan kelancaran oleh 4JJI.

Amiiiiiiin.

 

Alhamdulillah bisa cepet ngafalnya, ¾ halaman (rasanya) didapet gak lebih dari 1 jam. Kok bisa? soalnya dah menginput dari mengulang2 bacaan sampai puluhan kali. Jadi otak udah familiar dengan bacaan yang dihafal.

 

Sampai ¾ halaman menghafal, tiba2 saja teringat dengan sebuah amanah dawah.

Jadi pengen nelpon sodari2 seperjuanganku.

Kuambil hp CDMA ku… telpon ukhti Axx (sensor) ah.

Sesama esia

kan

masih gratis… :D

Bla bla bla … (rahasia…..)

Sekarang telpon ukhti Axxx (sensor lagi :D) dengan hp GSM.

“Teh, telpon ke rumah aja…” suara di seberang

sana

“Gapapa, teteh sekalian ngabisin pulsa bicara,

kan

sesama xl” jawabku

Bla bla bla … (rahasia…..)

Sepertinya ada yang masih perlu ditelpon lagi deh… Oh iya seorang ukhti yang pake nomer esia juga, ukhti Axxxxx (sensor juga :P)

“Assalamualaikum ukhti … Pakabar? Lagi libur

kan

?” aku membuka pembicaraan

Bla bla bla … (rahasia…..)

 

Seperti ada rasa puas setelah aku berbincang (walaupun hanya sesaat )dengan mereka.

 

Apakah ini parameter bahwa aku telah berusaha melaksanakan amanah dawahku?

Atau inikah yang disebut dengan mencintai apa yang kita kerjakan?

 

Ya, sodara seperjuanganku Haris If 02 (gak disensor :P) pernah bilang bahwa agar kita bisa optimal dengan pekerjaan kita, maka cintailah pekerjaan kita. Aku sendiri melihat ada integritas dalam dirinya ketika dia mengatakan itu. Beliau mencintai pekerjaannya sebagai trainer. Beliau merasa puas saat beliau berbagi dengan orang lain berhasil memotivasi orang tersebut. Beliau juga mencintai pekerjaannya mengajar bimbel di Nurul Fikri. Terbukti dengan testimonial adikku yang 2 tahun lalu menjadi muridnya.

 

Aktivitas telpon-telpon or sms soal aktivitas dawah ini sering kali membuatku lega. Dulu sebelum sem 8 S1 ampir tiap malem telpon di rumah krang kring. Dan itu semua untukku. Pulsa hp minimal 100 ribu, karna sms

sana

sini. Tagihan telpon rumah jg, pernah meledak gara2 telpon2an. Huhuhuu…. Belum punya hp cdma sih…

Setelah nelpon2 temen2, sekarang waktunya ngesms adik2 binaan. Kalo ditelponin satu2 bisa abis pulsa :P (masih kurang jiwa pengorbanan…. Tampaknya)

“assalamualaikum wr wb, apa kabar ukhti shalihah? Gimana rapotnya? Liburan ini ngapain aja? Salam untuk orang tua ya.”

Send to group…

SMS pukul rata… gak special banget ya… ? semoga nanti bisa lebih perhatian sama adik2 binaan, jadi gak ngirim sms pukul rata lagi.

 

Mengenai aktivitas komunikasi dalam aktivitas dawah, selain sms dan telpon2an ngobrol langsung juga seringkali membuatku semangat.

Kemarin sore ngobrol sama my best friend, Ika dari bada ashar ampe isya. Curhat and diskusi macem2. Kayaknya kalo aku gak ada rencana buat pergi ke Giant sama kakak dan adik2, Ika gak pulang-pulang tuh dari rumahku hihihi… sorry ya Ka bukan ngusir :p

 

Ataukah ini yang disebut dengan kebutuhan komunikasi?

Atau ini terjadi karena aku seorang audio yang punya kecenderungan banyak ngomong ya?

 

Jadi inget The Sims… Aku sendiri gak suka maen The Sims dan emang gak suka maen game. Di The Sims tuh kebutuhan komunikasi menjadi point yang dinilai dan harus dijaga keberlangsungannya.

Konon katanya mayoritas pemasalahan dalam rumah tangga pun berakar dari komunikasi.

 

Nyambung dengan masalah komunikasi ini, malemnya tiba2 aja aku jadi ngobrol serius sama adikku Ayang. Padahal seumur2 belum pernah ngobrol serius sama adik2ku. Dalam artian sharing pengalaman dan mengambil ibrohnya dan kedua belah pihak merasa nyaman dengan gaya
komunikasi masing2. Keseringannya ngobrol tuh isinya bercanda gak jelas atau obrolan2 ringan. Biasanya ngobrol serius kalo udah ngasih nasihat dan (sepertinya) adikku merasa tertekan kalo dah dinasehatin. Apalagi kalo Ayang sama Ade dah berantem.

 

Aku berusaha memasukkan nilai2 dan beberapa prinsip yang kupegang melalui obrolan tersebut. Aku berusaha membuka cakrawala pikiran adikku untuk mulai memikirkan masa depannya. Aku merasa terlambat belum merencanakan dan mempersiapkan masa depanku dengan serius, padahal usiaku sudah 22. Adikku, kini 15 tahun dan punya banyak waktu untuk merencanakan mimpinya dan mempersiapkan dirinya untuk menggapai mimpi2nya itu. Sebenarnya gak pernah ada kata terlambat sih. Tapi, lebih dini lebih baik. Karena kesuksesan adalah bertemu persiapan dengan peluang.

 

Semoga apa yang kulakukan padanya bisa membuatnya mulai berpikir tentang eksistensi dirinya di dunia ini dan membangkitkan kesadaran dia untuk memperbanyak kebaikan.

 

Lagi2 aku bahagia dengan diskusi yang kulakukan dengan adikku. Aku merasa pemikiranku diterima.

Ah… perasaan ini mengingatkanku pada seorang teman yang menganggapku sebagai adiknya. Mengapa beliau  menganggapku adik? Menurut pengakuan beliau sih, karena beliau merasa aku adalah orang yang bisa menerima pemikiran beliau dan beliau merasa matching denganku. Dan dia merasa bahagia…

Entahlah…

Sebenarnya ini jadi suatu “catatan tersendiri” bagiku

 

Buatku sendiri… pelajaran yang kuambil hari ini adalah:

  1. Kita harus berusaha mencintai pekerjaan kita

Ini sulit, seringkali aku mendapat pekerjaan yang tak kucintai dan aku belum menemukan strategi yang jitu untuk menumbuhkan cinta pada pekerjaan.

  1. Pentingnya komunikasi dalam aktivitas dawah dan      keluarga

Sebenarnya keluarga pun adalah bagian dari da’wah. Ingat

surat

at tahrim:

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

  1. Sepertinya aku perlu belajar lagi ttg kecerdasan      emosional

masih gak bisa mengidentifikasi emosi…

Posisi Yang Sulit

It's complicated
Berada di posisi yang sulit

December 23, 2006

09.42
mu donlot buku michael j. pont ttg embedded system:
di sini http://elibs.blogspot.com/2006/04/embedded-systems.html
eh ternyata file 0 kb
http://www.goowy.com/filen4anccunx4-f_9303694-0-pdf-Embedded.C.-.Michael.J.Pont.html
ya gak bisa laaa

10.00 -an
ngobrol soal UCT.
kalo bisa objeknya pake tulang...
tulang sapi gitu?
emang bisa tembus ya?
ya dah dicoba aja
ntar cari tulang yang kecil biar attenuasinya kecil jg
tapi, kan ntar siang mu ke halmahera, cari tau juga apa ada objek lain yang punya properti mirip dengan tulang manusia dan gampang dicar.

10.16
sms teteh, minta survei-in tulang sapi di carrefour or giant

10.21
berhasil donlot bukunya michael j pont
http://www.box.net/public/5hv4jgeo3e#f796670

11.00
bingung
target not created wae

11.07
liat blog akh egi. subhanallah... ini baru namanya dawah melalui blog.
egisuarga.blogspot.com

11.24
akhirnya bisa linking juga... alhamdulillaah

11.28
INGET TAUSIYAH yang ini:

31. Hendaklah engkau senantiasa menyertai dirimu dengan niat jihad dan cinta mati syahid. Bersiaplah untuk itu kapan saja kesempatan untuk itu tiba.

18. Hendaklah engkau perhatikan penunaian tugas-tugasmu (bagaimana kecermatan dan kuantitasnya), janganlah menipu, dan tepatilah kesepakatan.

12.08
malah ngobrol sama bu dokter
hehehe
soal kesehatan and makanan sehat
ujung2nya minta resep olahan ikan hehehe
btw.. ternyata banyak banget ya blog yang isinya resep masakan

13.06
halah halah...
disuruh bikin laporan research nih... buat tgl 28
hiks hiks
kok aku gak tau sih kalo bakal ada begini begitu
jadi gak disiapin dari setahun yang lalu
ya ALLAH... :(

andai ku tau...

13.27
nelpon tya
eh.. tya nya lagi sama mbak anggi. tya lupa kalo kita ada janjian mau ke halmahera. hehehe....
yasu...

14.34
ternyata....
laporan penelitiannya nanti terkumpul di ketua penelitian se-itb yaitu Pak Andriyan... Dosen pembimbing TA ku
hihihi
Ya ALLAH... Subhanallah

15.08
Ngerjain laporan riset sambil dengerin Bond, Yanni, Contradnza-nya Vanessa Mae dan Paddy McCharty nya The Corrs
(hihihi, gak dengerin nasyid ya?)
kok the 1812 nya Bond tuh mirip lagu garuda pancasila ya?

15.10
makan eskrim... nyam
capucino, vanila coco chip dan coklat :P
makasih mas agung. es krimnya enak

15.52
dapet permen dari pak obus. makasih ya pak...

16.49
dah ah. pulang dulu...

December 12, 2006

Gak bisa didefinisiin...

Tinggal beberapa jam lagi...
Dan semuanya seperti tidak bisa didefinisikan dengan jelas

December 11, 2006

Ngerjain CPM lageeeeh

Kacian banget nih CPM. Dah dilupain berminggu-minggu. Padahal ni alat katanya mu dipatenin. SUBHANALLAAH...
Musti ngebut nih pas liburan ...bahkan pas minggu2 uas juga (mungkin)

Hasbunallah wa ni'mal wakiil
Luruskan niat
Sempurnakan ikhtiar!!!!

December 01, 2006

Bad News

Det, bad news. Tomorrow i will have a class. So, i can not go for swimming.

Mbak Ervin- 30 November 2006

November 29, 2006

Happy Day

Subhanallah Alhamdulillaah Laailahaillaahu Allahuakbar!!!

Such a happy day....

Besok mu liburan nih... berenang ke arcamanik sama Mbak Ervin n Little Aji

Senengnya udah terasa dari sekarang :p

Jadi semangat deh!!!

Trus ngerencanain lari pagi di sabuga tiap selasa. Bener lho mbak? jangan gak konkret ya? :P

Im ready for the next challenges!!!

November 26, 2006

Pake Celana Jeans

Sejak pake jilbab, celana jeans adalah salah satu barang yang paling aku hindari. Soalnya... celana menurutku celana jeans tuh kurang syr'iy gitu....
1. muslimah dilarang memakai pakaina yang menyerupai wanita kafir dan menyerupai laki2
celana jeans tuh sejarahnya adalah celana yang biasa dipake penggembala kambing di amerika,        yang biasa disenut cowboy.
cow= sapi
boy= laki-laki
nah... dari namanya aja udah ketauan betul bahwa celana jeans tuh pakaian yang biasa dipakai laki2.
kalo menyerupai wanita kafir? kayaknya gak usah dijelaskan lagi deh.banyak banget wanita kafir memakai celana jeans. dan merekalah yang mempopulerkan celana jeans ini kepada wanita muslimah.
2. kebanyakan celana jeans ini ukurannya ngepress badan
dialarang banget deh seorang muslimah pake baju yang ngepress badan. sama aja dengan gak pake baju. pakaian muslimah itu selayaknya longgar dan tidak membentuk tubuh.
3. gak enak kalo dipake sholat
dulu pas zaman jahiliyah, kemana2 pake tshirt dan clana jeans.anti banget deh pake rok,kecuali  rok sekolah. kerasa banget kalo sholat tuh gak enak, gara2 pake celana jeans. apalagai pas ruku dan sujud. aduuuuh... pengennya cepet2 selesai deh sholatnya.

Tapi hari ini aku pake clana jeans... nah lho?
eits jangan curiga dulu...
Karna hari ini ke warnet naek speda. Pengennya sih naek mobil... cuman gak ada izin dari ortu. Daripada terjadi hal2 yang tidak diinginkan... lebih baik naek speda aja. Karna hari ini pake gamis jeans biru dan celana katun birunya entah ada di mana :p jadi pake gamis plus celana jeans deh...
biar matching ceritanya

Dah lama gak naek speda... terakhir naek speda waktu bulan ramadhan. Dan bener2 menikmati naek sepeda tuh waktu zaman SD dulu. Tiap sore maennya sepeda2an sama temen2.

Seneng juga...
Dan merasa bahwa, benar yang diajarkan oleh islam bahwa kitaharus tawzun alias seimbang dalam kehidupan. Seimabang dalam aktivitas fisik, ruhiyah dan fikriyah.
Setelah berpusing2 ria dengan tugas2 kuliah, bersepeda sejenak (walalupun cuma keliling komplek aja) cukup menghibur :) subhanallaah

Makin merasa yakin bahwa islamlah jalanku...

November 22, 2006

Count Down

23 of november - 14 of december

14 of december - end of january

count down...

and find that every single pray is answered

amiin

November 20, 2006

Best Friend

Asw. ukhti kaifa imanuk? sudahkan semangat itu bersemi kembali?...

Sekarang lg sama adik2 mentor. doakan y. ujian dtg silih berganti. spt ombak yang berkejaran. Semoga diriku ttp istiqomah spt batu karang.

"Biar saja ku tak setegar batu karang, tapi selalu kucoba 'tuk melindungimu (baca:menyemangatiku)"- dr 'bendera'-Coklat.. dgn menyadari segenap kelemahan diri.. selama Allah masih mengizinkan diri ini untuk bernafas. aku mencoba skuat tenaga u/ saling mengingatkan dgn saudara2ku. ya Allah kuatkanlah diri ini u/ istiqomah.amin

3 penggal sms tadi pagi...

Betapa banyak orang yang menyayangiku... dialah salah satunya. Sodariku yang kutemui di kampus. Sejak awal aku merasa match dengannya. Walaupun belum berjibab. Aku merasa dialah orang yang menerimaku diantara teman2 seangkatan yang lainnya. Tingkat 2 ... tiba2 saja dia berjilbab. Ah... aku merasa tak punya investasi apa pun atas keberjilbababnya... tapi tak apa. Aku bahagia... aku merasa punya saudara seperjuangan. Dialah satu-satunya orang yang mengerti diriku. Banyak ceritaku kusimpan di dirinya. Hampir tak ada rahasia antara kita. Sering kali aku menginap di rumahnya dan bercerita sepanjang malam dengannya. Berbagi mimpi, cita-cita, menceritakan berbagai masalah dan mencari solusinya, menangis dan tertawa bersama. Dia tak pernah meminta apa-apa. Bahkan ketika aku lupa hari ulang tahunnya... dia tak murka. Bahkan aku malah merasa pernah meninggalkannya di saat-saat tersulit dalam hidupnya. Tapi dia tak pernah meninggalkanku hingga saat tersulit yang kuhadapi. Dia orang yang paling sering kulupakan... Tapi dialah yang kurasa sangat menyayangiku...

Dia lebih menyayangiku daripada orang yang pernah mengatakan padaku "aku sayang sama kamu..."

She is my best friend...

UKHUWAH

by Suara Persaudaraan

Tiada kata indah seindah kata ukhuwah
Dalam sebuah jalinan persaudaraan Islam
Jalinan yang abadi di sisi Tuhan
Berawal dari sebuah perkenalan

Semai tumbuh mekar berbatang serta berdahan
Berhiasakan ranting dan rerimbun dedaunan
berbuahkan cinta suci karena Tuhan
Damai kalbu sejuk terasa indah di pandang

Rasululloh mengajarkan tentang arti kata cinta
Yang harus diungkapkan pada sahabat atau saudara
Dengan kata - kata indah yang terungkap dari lisan
Seindah yang terpendam dalam kalbu

Di altar bandara Husain Sastra Negara  ---> [di labtek 8 Kampus ITB]
Kutemukan kurasakan sebuah fenomena cinta
Kusadari sepenuhnya cinta adalah rahmat-Nya
Yang harus di jaga dan dipelihara

Alloh kuatkanlah serta liatkanlah
agar cinta berbuahkan payung - payung perlindungan
dihari kiamat di hari tiada naungan kecuali dengan izin-Mu

Kunantikan janji-Mu
Kuberharap pada-Mu
Kuberada diantara tujuh golongan yang kau lindungi

Tempatkanlah diriku
Dudukkanlah diriku
Diatas mimbar yang terbuat dari cahaya-Mu

du.. du.. du..

back to "Tiada Kata indah......."
back to "Alloh kuatkanlah......."

November 12, 2006

I miss that time...

Kangen kumpul sama akhawat2

Kangen dauroh

Kangen syuro

Kangen diskusi ttg qodhoya umat

Kangen kesibukan yang berkah

Kangen semangat kebangkitan

Kangen kangen kangen

Gimana ngobatin nya ya?

November 03, 2006

server too busy

gak bisa posting lagi!!!!!!!!! T_T

server too busy

gak bisa posting lagi!!!!!!!!! T_T

Fiuhhh, masih menyisakan list kerjaan

Udah hari jumat lagi... subahanallah betapa waktu bergulir tanpa terasa.

Tugas masih menumpuk dan entah kapan akan slesai....??

Seteleh beberapa minggu kehilangan semangat selama beberapa minggu kini aku bangkit perlahan. (Tampaknya masih menggeliat geliat nih... belum bangkit dan berlari)

Ya... semua harus dikerjakan dengan perlahan-lahan.

Ya, besok adalah sabtu, lusa adalah ahad.

Sabtu akan sibuk dengan tugas.

Ahad waktunya liqo dan tahfiz.

Senin dah mulai kuliah dan nyelesein tugas kelompok methodical design. Mentoring AAEI.

Selasa have fun nih!!! diajak makan2 sama abi...

tapi rabunya UTS anatomi fisiologi :(    T_T

Liqoat binaan, rapat dawah sekolah, mulai ngajar bimbel lagi...plus latihan jadi ibunya dah makin serius...

Oh iya, jangan lupa beli kado buat papa yang ultah tanggal 5 nanti dan ups, hampir lupa... besok teh miya walimahan!!! congrats teh miya :)

Fiuhhhhh... kewajiban lebih banyak daripada waktu!!!!

Dan...  ada moment penting tgl 6 nanti...

genap sudah 2 tahun akh sigit meninggalkan kita semua, andai aku bisa ke brebes... aku pengen ziarah.

Allahummaghfirlahu war hamhu wa fihi wa'fuanhu

Allahhumma la tahrimna ajrohu wala taftinna badahu waghfirlana walahu...

October 17, 2006

Mencari Arti

Entahlah...

Aku pun tak tau apa arti semua ini?

Sesuatu yang pernah aku cita-citakan kini (hampir) tercapai

Ini bukan sebuah akhir, tapi aku ingin mencapai cita-cita ini tak hanya sekali, dua kali, tiga kali, tapi ingin ku capai cita-cita ini ribuan kali

Karna ku percaya bahwa hidayah yang sampai pada seseorang melalui perantaraan kita kan dibalas dengan pahala yang lebih baik dari langit dan bumi

Tapi kadang aku takut, amalku tak sampai

Tak menjadi pahala di hadapanNya

Tak membuahkan keridoan dariNya

Karna ku tahu dalam perjalanannya aku hampir mencelakakan diriku sendiri

dan kini perjalananan itu masih berlangsung

Haruskah ku berhenti di sini? atau kah terus melaju dengan segala kepayahan yang aku alami. Seperti berada di tepi jurang untuk menolong, sementara aku sendiri berpeluang untuk jatuh terjerumus.

Allah...

Tak mudah menjalani ini semua

Peluh...

Air mata...

Sesak dada...

Kesedihan...

Kelelahan...

Tekanan...

Kesempitan...

Seolah menjadi warna yang biasa kutemui dalam perjalanan ini, tapi aku merasakan suatu kenikmatan tiada tara di sini.

Ada harapan yang tak pernah pudar,

ada munajat,

ada cinta,

ada ketulusan,

ada kemanisan iman,

ada ukhuwah,

ada perjanjian setia,

ada pengorbanan,

ada cita-cita mulya dan abadi...

Pertemuan di jannahNya

Walau kadang ku merasa sendiri dan tak berdaya...

Masih ada Engkau yang tak kan pernah meninggalkanku dalam setiap desah nafasku

Ya Muqalibal Qulub Tsabbit Qulubana Ala Thaatika

Allahumma Innaka Affuwun Kariim Tuhibbul Afwa Fa'fuanna...

24 Ramadhan 1427

jiwa yang sedang merindukan cintaNYA

September 27, 2006

Pengalaman Lucu, Aneh, dan Gak Pernah Kebayang

Subhanallaah... Ramadhan ini aku dapat pengalaman yang Lucu, Aneh, dan gak pernah kebayang.
Pengalaman ini memberikan aku pelajaran yang penting dalam berinteraksi dengan sesama manusia. Seru banget lah, kayak drama
dan ending nya yang bener2 bahagia....

Alhamdulillah
Thanks God, U give me what i need and protect me from the deceit of Satan
Thanks to my murabbiyah, K' Wien, Dika, Icha, Mbak Ita n Mas Tedi

September 15, 2006

Pelatihannya gimana nih?

Wah wah wah...

Awalnya aja semangat, magang jadi ibu. sekarang udah melempem. gimana nih?

Bukan gak pengen semangat sih... flow perkuliahan naiknya drastis abis. Kuliahnya dobel pula. Pagi iya, siang juga iya. Kalo istilah elektro nya mah kondisi transiennya sangat singkat. cie cie...

Intinya gak bisa bagi waktu, gak bisa jaga konsentrasi, serba gak bisa...

Jadi kagum dengan ummahat2 yang sukses dengan kuliahnya, sukses berbisnis, sukses berda'wah, sukses mendidik anak, sukses semuanya deh. Kerasa banget ... melakukan peran2 sebanyak itu bukan hal yang mudah jika tidak dibarengi dengan ilmu, kedekatan dengan Allah dan rasa tanggung jawab yang penuh terhadap umat dan keluarga.

Gak heran banyak akhawat yang tenggelam dari peredaran aktivitas dawah setelah menikah :(

Memang tantangannya luar biasa.

Jadi teringat dgn kisah2 akhawat yang menikah/ingin menikah dengan pasivis dawah :P (gak tega bilang: ikhwan y ang bukan akhtvis dawah... kalimat negatif memberikan aura negatif juga pada penulis maupun pembaca).

Kayaknya tantangannya lebih berat lagi... curiga gak boleh ikut aksi, gak boleh ikut ta'lim, gak boleh ikut syuro,gak boleh ikut liqo... gawat!!! lama-lama imannya bisa habis juga kalo gak semepet mensterilkan diri dan me-recharge kekuatan.

Semoga aja... Allah memberikan kekuatan bagi para akhawat untuk menghadapi ujian keimanan yang satu ini.

(sebenarnya... aku sedang mengkhwatirkan seseorang...)

Emang Bener

Emang bener...

Kekuatan kita bukan di usaha kita, bukan juga di temen-temen kita, bukan juga di tempat lainnya.

Kekuatan kita dan sumbermotivasi utama kita adalah ALLAH

September 08, 2006

Susahnya Istiqomah

ya.. pokonya mah susah ajah.

Rasul sampai beruban setelah ALLAH menurunkan ayat ttg istiqomah.

Kita gimana?

Pas baca alquran... lempeng2 aja kali ya

September 05, 2006

KULI AH...

4 september hari pertama kuliah jarak jauh Casecube Asialink.

Alhamdulillah, kuliahnya menarik. Terutama yang methodological design. Ada pelajaran ttg team worknya. Seru banget. Ada self assessmentnya. Gak pake buku-buku bantal kayak biologi dan kawan-kawan.

Tapi ada yang bikin bingung... soal traineeship...

Gak jelas. Kalo aku ngerjain traineeship plus ngambil basic course berarti aku ngambil 40 ects. Mabok...

September 01, 2006

New Experience

subhanallaah alhamdulillah allahu akbar
Allah mempertemukan saya dengan orang2 yang luar biasa di kelompok liqo yang baru
Tidak memandang angkatan dan usia
Tidak memandang jabatan dan pengalaman masa lalu
Keren deh
gak pernah mimpi bisa bergabung dalam liqoan yang seperti ini
Sepertinya hari-hari ku akan lebih berwarna
:)

August 27, 2006

Jangan Sakit Hati

Pelajaran hari ke 6...

wah, tidak terasa sudah 6 hari berlalu...
pelajaran hari pertama diposting di blogger. pelajaran hari berikutnya tidak diposting... :P susah banget koneksi ke blogger.

pokoknya pelajaran hari ini adalah JANGAN SAKIT HATI
karena yang namanya sakit, ya sakit. walaupun kadang kita menikmati penyakit sakit hati ini. tapi ujung2 nya tetap akan ada kekacauan dalam hubungan. bisa dalam bentuk malu sendiri, enggan membangun komunikasi lagi,  kehilangan kepercayaan, etc

so.. lebih baik bersabar dan menjadi pihak yang menerima  perlakuan tidak menyenangkan dengan  lapang dada. apa pun posisi kita, baik itu lebih muda maupun lebih tua sama saja. kemuliaan bukan dilihat dari usia, tapi dari akhlak kita.

August 21, 2006

Starting New Life Bismillaaah...

Alhamdulillaah...

Akhirnya Allah memberi kesempatan untuk memulai kehidupan yang baru...

(Tapi belum menempuh hidup baru lho... hwehehehe)

Tgl 22 Agustus 2006... hari pertama kuliah sekaligus hari pertamaku dari 100 hari magang jadi Ibu :)

Dan setelahnya akan ada 40 hari ujian kelulusan jadi calon ibu...

Doakan ya supaya sukses dan istiqomah

kasih tausiyah ya di : diary 100 hari

August 18, 2006

Happy Rajab and sya'ban

Allahumma baariklana fi rajab wa sya'ban wa ballighna ramadhan...

amiin

August 05, 2006

Kontradiktif!!!

Malam ini, gak sengaja dateng ke Bazar SMU 20 ,fixxion ... waduh!!! ngapain akhawat ke bazar gituan? dugem. Gak lah. namanya juga gak sengaja. mouse rusak dan tinta habis, padahal harus ngeprint dan bikin flowchart (gak mungkin tanpa mouse). akhirnya, malem2 pergi keluar buat beli mouse dan tinta. tokonya udah tutup lagi. untung yang punya toko masih mau dikasih rejeki, tokonya buka lagi =D. setelah beli mouse dan tinta pergi ke smu 20 jemput adik.

duh ada2 aja anak smu ya... ngadain acara musik gak jelas. herannya, kok banyak banget yang dateng. ampe bikin jalanan macet. padahal tiket masuknya aja udah 25.000. mahal ya... emang sih yang dateng kebanyakan bermobil dan bermotor. mobilnya juga bagus-bagus. motornya keren-keren. yang dateng tampangnya oke2 punya (tampang borju). cewenya dandan abizz.cowoknya kece kece (apa seeeh?)

fiuhhh...

turun dari mobil, nungguin di depan istiqomah. di mana ya adikku? kok gak nongol2. gerbang sekolah ditutup. ada penjaga yang mengatur orang keluar masuk bangunan SMu 20 yang cuma seuprit (=p). duh.. rese nih nungguin diantara orang2 yang ngumpul2 di atas motor. ada juga yang hilir mudik. ada yang sibuk markir mobil, saking penuhnya tempat parkir.

alhamdulillah, penderitaanku berakhir. rupanya adikku keluar dari pintu belakang sekolah. naik lagi ke mobil dan menuju jalan cilaki...

sampai di taman cilaki...

kulihat sekumpulan kecil orang... duduk gelap-gelapan di taman cilaki. di tangan mereka ada kotak styrofoam berisi makanan. mereka makan dengan lahapnya sambil berjongkok. di belakang mereka ada gerobak yang cukup besar. gerobak itu ditutupi dengan terpal. entah apa warnanya, gelapnya malam biki aku buta warna (segitunya banget sih!!)

tau gak? mereka dalah gelandangan yang tinggal di dalam gerobak. sehari2 mereka jadi pemulung. siang jalan2 cari pulungan. malam mereka tidur di dalam gerobak untuk mengumpulkan barang-barang pulungan mereka. mandi cuci kakus entah di mana... biasanya mereka markir gerobak mereka di pinggir SMU 20. Karena ada bazar, mereka tergusur ke arah taman cilaki.

sebel, kesel, muak... melihat anak2 muda yang so kaya (padahal yang kayak bokap nyokap mereka) bersenang2. bewe-an, joget2, denger musik ampe pagi, makan kenyang, mabok2an, de el el padahal beberapa meter dari mereka ada orang yang tempat tinggal saja gak punya.

di mana sih jiwa patriotis anak muda sekarang?

aku sedih banget...

Ya Allah, aku gak yakin bangsa ini bisa bangkit kalo anak mudanya menilai kesusksesan mereka dengan mengadakan acarahedonisme seperti ini...

Ayo bangkitlah aktivis dawah sekolah!!! hancurkan kebatilan hedonisme!!! inilah ladang jihadmu

July 13, 2006

Narsis

Weleh weleh... aku jadi narsis nih gara-gara ke Groningen. Pengen nampangin muka di foto. Padahal males banget difoto-foto.

Untungnya rajin difoto karena ada mba Dini yang motoin. Kalo gak ada yang motoin ya gak difoto. Hehehehe.

July 04, 2006

syukur

gak mudah ya jadi orang yang bersyukur.
gak heran kenapa Allah mengingatkan kita dengan ayatnya:

barangsiapa bersyukur akan Aku tambahkan nikmatKu, barangsiapa kufur sesungguhnya azabKu sangat pedih.(QS Ibrahim:14)

sangat wajar Allah memberi ganjaran yang besar bagi orang yangbersyukur dan memberi hukuman bagi orang bersyukur. karena bersyukur itu tidak mudah.

aku memohon kepadaMu ya Allah agar menjadi orang yang bersyukur

July 02, 2006

Semoga Allah memberikan kesembuhan buat akh Siswanto. Semoga sakitnya menjadi penggugur dosa. Afwan ana belum jenguk antum. Abis, ana ditinggal sih sama akhawat yang lain ... :( gak dikabarin... kalo ana udah dapet temen buat jenguk insya Allah ana jenguk antum.

Semoga ketidakhadiranku dalam aksi palestina hari ini tidak membawa mudharat untuk diriku sendiri dan untuk sodara-sodara muslim lainnya. Sebenarnya sedih banget, tapi... masalahnya gak ada yang ngasih tau kalo hari ini ada ksi palestina!!! Semoga Allah melapangkan hatiku...

June 17, 2006

Membangun Kemandirian

dulu... waktu aku masih tpb, aku magang di PTQ mata' (sekarang udah jadi QTa alias quantum tarbiyah). subhanallah, emang anak hidup dalam lingkungan mata' yang serba kondusif. banyak akhawat yang mengalami percepatan selama 'tinggal' di mata'. menjelang akhir periode magang, diadakan sebuah taujih. aku gak inget persis apa judul taujihnya. yang pasti saat itu yang ngisi akh rully barlian. beliau menekankan pentingnya kemandirian. kalo kita sangat ketagihan dengan taujih -tiap mau ngapa-ngapain musti ditaujih dulu - bagaimana jadinya dawah? muwajih tidak selamanya ada. apakah jika kita tidak menemukan muwajih kita akan berhenti berdawah? atau jadi loyo? bla bla bla bla...

dulu ... aku gak ngerti apa yang beliau omongin. abstrak... karena saat itu semua serba difasilitasi. bentar-bentar taujih, ta'lim ,daurah, tausiyah, konsesus... sepertinya ... gak mungkin deh ada masa gak ada taujih

sekarang... aku mengerti... memang semua fasilitas itu akan tetap ada. tapi keberadaan fasilitas-fasilitas itu harus diadakan oleh kita sendiri.bukan lagi saatnya menunggu ada undangan hadir taujih, tapi sekarang saatnya mengundang orang lain untuk bersama-sama menghadiri taujih.

sekarang... aku melihat, bahwa kemandirian sangat penting untuk menjaga keimanan kita. ada saat-saat kita sendiri.menangis sendiri, tersenyum sendiri, menelan kepahitan sendiri, memikirkan sesuatu sendiri. tiada kawan selain Allah semata. ya... sekarang aku sudah 'besar', sudah harus mandiri

saatnya mengaplikaskan materi tarbiyah dzatiyah dan tarbiyah ruhiyah

inilah medan amal sesungguhnya....

mengejar yang tidak perlu dikejar

pernah gak sih ngerasain: idup kok cape banget ya? kayak gak pernah puas dengan apa udah didapetin. seperti dikejar-kejar. dada terasa sesak dan kehabisan nafas, sementara tenaga dan motivasi sudah padam sama sekali. kepala mumet,pusing,rieut nyut-nyutan gak jelas.gak bisa mikir. fiuhhhhh. gak enak banget ya...

mungkin itu terjadi karena kita mengejar apa yang tidak perlu dikejar. di dunia ini ada hal-hal yang kita inginkan. terkadang, apa yang kita mimpikan itu bukan sesuatu yang utama yang akan datang pada diri kita. dia akan datang sebagai efek samping dari sesuatu yang jauh lebih penting.

pernah denger lagi istighfar? salah satu petikan syairnya kurang lebih seperti ini:

barangsiapa Allah tujuannya, niscaya dunia akan melayaninya. namun siapa, dunia tujuannya. niscaya kan letih dan pasti sengsara diperbudak dunia.sampai akhir masa.

subhanallah... bukan bermaksud menjadikan nasyid sebagai dalil. rasanya, kalo gak salah emang ada hadits qudsi yang bunyinya demikian.

sepertinya sih kelelahan yang kita alami adalah indikasi kita udah masuk jebakan makhluk yang bernama dunia. padahal sebenernya dunia itu bisa kita dapetin kalo kita mengejar akhirat.

(nasihat buat diri sendiri...

mencoba mengingat kembali materi-materi liqo awalan ttg tafsir annabaa', tafsir as-sajdah, tugas baca buku hidup sesudah mati karangan bey arifin...

mencoba membayangkan indahnya pertemuan denganNya... seperti yang dideskripsikan dalam buku tamasya ke surga

mencoba membangkitkan lagi, manisnya iman yang kini makin memudar...

)

June 11, 2006

Malam Mingguan

Apa yang membuat kita menjadi bahagia?
ya bahagia aja
kebahagiaan ada dalam hati kita sendiri
yang merebut dan merasakan kebahagiaan adalah diri kita sendiri
yang membuat kita merasa sedih adalah diri kita sendiri
semua tergantung pada bagaimana kita memandang suatu masalah

kalo sekarang merasa gak pd dengan TA dan takut sidang
itu semua karena diri sendiri yang membuat persepsi bahwa TA dan sidang akan suul khatimah alias berakhir buruk
coba kalau kita ubah paradigma kita

seperti kata ukh rida
TA kita, kita yang ngerjain, dan kita yang paling tau dgn TA kita
yakin bahwa TA kita akan bermanfaat untuk umat
itu sudah membuat kita akan merasa cukup PD

:D

itu cukup mengobati kekhawatiranku

kata mas donidee
TA bukan segala-galanya
kalo pingin meneliti ya diteruskan sesudah sidang aja
sudah sukses bikin publikasi ke mana-mana
bagus kan?

Ya udah
kenapa perlu khawatir
cuman 4 sks doang kok

ada 149 sks yang sudah dikumpulkan! (pernah ngulang mata kuliah 3sks dan 4 sks :D)
mengapa mesti kuatir dengan yang sedikit ini

Kalau masih ada sisa 3 sks kuliah Sistem Embedded ya kerjakan saja
batas nilai T kan 1 bulan?

insya Allah semua akan beres
banyak orang yang mendoakan
yakin bahwa Allah bersama kita!

June 01, 2006

semua jadi bisnis

Tadi siang aku ngambil paspor ke kantor imigrasi. Kirain, tinggal ambil aja. Rupanya, kita disuruh untuk mengfotokopi halam depan dan belakang paspor tersebut untuk dokumentasi kantor imigrasi.

Ya udah. Gak masalah, fotokopi aja.
Biar deket aku motokopi di tukang fotokopi yang ada di dalem kantor imigrasi. Tepatnya di belakang kantor. Sebenernya ada tukang fotokopi juga di sebelah kantor imigrasi. Tapi, entah kenapa males banget keluar.

Ternyata males itu gak cuman menyerang aku seorang. Di tukang fotokopi itu udah ada beberapa orang yang menunggu dokumennya digandakan. Atau mereka gak tau ya... di sebelah ada tukang fotokopi juga? entahlah...

Tiba juga giliranku memfotokopi pasporku. Lima kali pak! kataku
Buat jaga-jaga, biar gak usah ke tukang fotokopi sering-sering.

Dengan sigap pasporku difotokopi. Tanpa kubilang yang perlu difotokopi halaman depan dan belakang aja, tukang fotokopinya udah tau.

Aku mengeluaran uang seribu? pikirku, 2 lembar kali 5 = 10. pasti seribuan (itupun estimasi paling mahal)

berapa pak?

DUA RIBU LIMA RATUS

weks... mahal amat....
kok mahal amat sih pak? kirain selembarnya seratusan?

di sini memang segitu? sang pelayan menjawab dengan lempengnya....

aku cuman tersenyum geli...

di bandung ini semuanya dijadiin bisnis.

padahal kan, apa susahnya sih tuh paspor difotokopi duluan sama pihak kantor imigrasi? apa kantor imigrasi gak punya mesin fotokopi?
ada-ada aja...

kejadiannya persis kayak waktu bikin sim. petugas kepolisisannya nyuruh kita  beli map untuk menyimpan dokumen-dokumen kita. padahal... buat apa kita bayar mahal2? masa dari dana biaya bikin sim itu gak ada biaya buat beli map? wahahahaha

udah gitu harga mapnya juga selangit bow. map karton biasa harganya 2000an. waduh... padahal waktu itu cuman bawa uang seribu selembar. terpaksa deh bulak balik.
waktu itu juga aku cuman bisa tersenyum geli...

bangsaku, bangsaku....
begitulah kata Pak Abro (guru bahasa indonesiaku di SMU)

susah juga ya...
di satu sisi,emang tukang fotokopi itu butuh keuntungan
begitu juga penjual map di kantor polisi
kalo semuanya ditangani sama pihak berwajib (dalam halini kantor imigrasi dan kantor polisi) tentu para pengusaha kecil itu gak kebagian ladang...
bisa dimaklumi bahwa, tindakan itu adalah usaha untuk menyambung hidup orang-orang kecil itu.

cuman...
kok yang kena jadi konsumen ya?
padahal kan di dalem kedua kantor itu banyak duit gakjelas berseliweran. maksudnya... duit percaloan gitu...

aku bikin paspor 2 minggu Rp270.000. jalur legal, halal....
ternyata ada temenku yang bikin paspor cuman SATU HARI, tapi harganya SATU JUTA!!!
nah lho... Rp730.00 nya itu?
kalo bikin perpanjangan sim sendiri jatohnya cuman Rp160.000-an (lupa...)
kalo pake calo bisa Rp300.000
nah, Rp140.000 nya ke mana?

memang aneh...
ya.. ini PR buat kita semua. siapa tau ada yang jadi pejabat nanti. semoga bisa membereskan masalah ini


May 27, 2006

refresh

Hari kamis kemarin adalah hari yang membuatku senang sekaligus ilfil
senang karena bisa berkumpul dengan teman2 se itb multiangkatan. tapi ilfil, karena lagi-lagi berprasangka baik yang tidak proporsional.

sudahlah tidak perlu dibahas... pelajaran buat aku sendiri adalah gak boleh berprasangka buruk berlebihan dan gak boleh berprasangka baik berlebihan juga.

Kemarin malam aku mendapat pelajaran lagi tentang siapa yang membuatku tenang bila berada di dekatnya? (kata-kata yang aneh)
tapi bagiku ini adalah pelajaran yang fundamental...
bagi seorang muslim seharusnya Allah lah yang membuatnya tenang dan nyaman bila berada di dekatnya

aku sempat mengalami keterperosokan di saat aku mulai beralih
aku merasa tenang dalam naungan seorang manusia yang lemah
ini adalah sebuah kesalahan kecil yang fatal
akibatnya aku tak berdaya dalam jebakan yang kubuat sendiri ini

untungnya aku segera sadar setelah beberapa waktu mencari sumber energi untuk memulihkan diriku

aku telah salah manyandarkan diriku pada manusia

Hari ini...
aku sedih...
tapi aku harus memulai kehidupanku yang baru (setelah berusaha keluar dari keterperosokan...)
bagi cukup Allah saja
tiada yang lain...

Dialah sumber kekuatan abadi yang tak kan pernah mati
Dialah yang  membuat kita sanggup melakukan apa yang tak sanggup dilakukan manusia biasa

Dialah Allah...

Cerita Aja

Kaget, sedih, bingung, kecewa, merasa bersalah...
mungkin kata-kata ini yang bisa mewakili perasaanku kini

Aku sadar, aku terlalu egois dan tidak sanggup untuk membuka diriku pada sodariku yang satu ini.
Sampai-sampai aku tidak tau sama sekali apa yang terjadi dengannya beberapa bulan terakhir ini.
Aku hanya berpikiran baik bahwa beliau baik-baik saja setelah kejadian itu...
Tak pernah terlintas di benakku sekali pun... dia bisa berpaling dan berpikiran sebegitu buruknya padaku (pada kami?)
Aku kira aku sudah mengerti dirinya...
ternyata tidak sama sekali
Jauh benar kenyataan dari segala prasangkaku
Aku benar-benar telah kehilangan dirinya dari hidupku

Aku benar-benar sedih dan merasa bersalah...

Tak tau apa yang akan ku perbuat kini

Aku ingin ungkapkan padanya tentang kisah kami dulu
Bersama dalam aktivitas-aktivitas dawah yang menyenangkan
Aku masih ingat ketika kau kecewa dengan seseorang
dan aku pun merasakan hal yang sama
Ku kira pembicaraan kita dulu, cukup mengobati hatimu
Ternyata tidak... aku benar-benar salah dan tak mengenalmu

Aku masih ingat dengan kegigihanmu menghidupkan pengajian di sini
Membuat mading islam yang kreatif
Membina adik-adik angkatan kita yang begitu mencintaimu
Aku masih ingat betapa kau begitu bahagia beraktivitas di bidang kemuslimahan
dan kau begitu bangga dengan style mu yang sedikit tomboy

Hmmm
ternyata  aku tidak mengenalmu
aku salah besar
dan tak tau apa yang harus kulakukan kini

Aku masih ingat kau segan dengan seorang ikhwan
kau bilang di kelas dia suka membantai
tapi ku bilang dia baik
beberapa waktu kupikir kita sepakat bahwa beliau adalah pejuang sejati

Aku masih ingat kehadiranmu dalam suasana duka yang tak kan pernah terulang
kau samapai menitipkan motormu di rumah seorang akhawat demi penghormatan terakhirmu pada salah seorang saudaramu

MASIHKAH KAU INGAT ITU?
saat kita menangisi kepergiannya
saat-saat kau mengenang akan ajakannya untuk berpartisipasi dalam pemilu kahim
saat-saat kita bertekad bersama untuk menapaki jalan ini dan melanjutkan perjuangannya

mungkin ini tak berharga bagimu...

aku hanya berharap, suatu saat kau bisa memaafkan ku
dan kau tak lagi berpikiran buruk tentang diriku (kami?)

dalam hatiku...
kau masih saudariku

maafkan aku
ajarkan aku tentang berteman
ajarkan aku tentang ketulusan
ajarkan aku tentang kreativitas
yang tidak aku temui di sini
yang kau temui di dunia barumu

aku mencitaimu karna Allah...

April 11, 2006

What a Great Morning

Subhanallah.. pagi ini penuh petualangan

Bangun pagi sakit pinggang kayak ada angin kejebak di perut Ya Allah. Pala pusing nyut-nyutan, sisa tadi malem.

Secapat kilat mempersiapkan diri untuk berangkat. Rasa sakit gak dipeduliin. Dalam benak terpetakan apa saja yang akan dilakukan hari ini. Tilawah di mobil, shalat duha di kampus, belajar sistem embedded, bla bla bla dan seterusnya. Semangat 45!!!

Seperti biasa nyiapin bekel untuk makan siang plus air minumnya. Wow air di dispenser habis. Ya udah, pake air dari teko ajah. Panas rupanya... gapapa deh, bagus ngobatin masuk angin. Hmm tapi kok kayaknya pengen ganti tas deh, pake tas cangklong yang lebihe gede. Tapi gak sempet ah. Nanti malah terjadi keributan akibat keleletan mempersiapkan barang2.

Semua sudah siap. buku, makan siang, hp plus charger, kaos kaki, de el el. udah pake kerudung, jaket, baju rapi. Siap berangkat!!!

Dengan segera kusambar barang2 yang harus di bawa.

Mama bilang, ayo cepetan!!!

Tapi kudengar ada bunyi letusan kecil di suatu tempat. Ah don't care. Yang penting pergi ke kampus.

Pintu di kunci, gerbang ditutup rapat dan naik ke mobil. Siap!!!

Ups, tapi kok ada yang aneh. Kok panas... Masya Allah air di tempat minum tumpah. Basahlah tas, buku, hp dan rok (60% bagian depan). Ya Allah.... Innalillahi wa inna ilaihi rajiun...

Sekarang adegannya heboh menyelamatkan isi tas. Suasananya udah riwueh paciwueh seisi mobil. Untung semuanya masih terkendali. Tapi dalam hati ada penyesalan... bodoh sekali aku ini. Gak punya pikiran. Ya jelas lah, air panas dimasukin tempat minum plastik, trus ditutup rapat-rapat. Pasti tekanan gasnya meningkat (ini pelajaran PTT, Pengantar TEknik Thermal). Ini menimbulkan gaya yang mendorong tutupnya untuk lepas. Ah sudahlah...

Perjalanan terus berlanjut, aku berusaha mengeringkan hpku dengan AC mobil. Gak jadi deh tilawahnya... sepanjang sisa perjalanan aku hanya diam. merenung...

Manajemen waktu kacau, hidup gak seimbang, moody... gimana bisa mandiri kalau kayak gini.... aduh!!! ayo dong berubah. bergerak dengan percepatan tinggi. waktu kita tidak banyak... hidup cuman sebentar. ah... aku memarahi diriku sendiri

Sesampainya di kampus, aku sempatkan makan pagi dulu (biasa, suka breakfast di mobil) sambil menenangkan pikiran.

Ya... ini pasti adalah pelajaran dari Allah. Aku masih mencari hikmah terdalam dari peristiwa ini...

Ada yang mau bantu?

March 19, 2006

SAMSONS

wah.. dah lama gak ngisi blog

Sekarang si Samsons lagi ngetop banget. Lagunya diputerin di mana2. Jadi amu gak mau, dengan berat hati aku ngedengr algunya si Samsons. Salah satu lagu yang populer dari Samsons ini judulnya naluri lelaki. Liriknya ... lucu, gila, aneh, kacau...

Naluri Lelaki

Artist: Samsons
Aku adalah lelaki
Yang tak pernah lelah
Mencari wanita
Aku adalah lelaki
Yang selalu gundah
Menunggu wanitaku

Oh aku adalah lelaki
Yang pantang menyerah
Memikat wanita
Aku adalah lelaki
Yang selalu ingin
Dibuai wanitaku

Tolong dekati aku
Tolong hampiri aku
Tolong jamahi aku
Agar aku bijaksana
Agar aku bahagia
Agar aku merasakan cinta

Naluriku sebagai lelaki
Membuatku menginginkan
Berjuta wanita di sisiku
Naluriku sebagai lelaki
Membuatku merindukan
Pujaan dari wanita

Tapi terus terang aja kau terkesan dengan content lagu ini. Bener2 terus terang. Sebelumnya ada orang yang bilang bahwa rumus laki-laki itu ABCD.

Aligator

Buaya

Crocodile

Dragon

Aku gak sepenuhnya percaya dengan kata-kata ini. Setelah denger lagu ini jadi percaya bahwa rumus ini benar!!! 100% . Lagu ini udah ngbuktiin curhatan seorang laki-laki tentang fitrahnya sebagai laki-laki. Memang begitulah laki-laki. Mau dia sholeh atupun bejat tetap aja laki-laki yang punya naluri seperti itu.

Bedanya, kalo laki-laki sholeh punya kendali diri yang tinggi. mungkin.... (gak punya sodara laki-laki, jadi gak bisa penelitian nih...)

Menurutku lagu ini harus membuat perempuan lebih berhati-hati dalam bersikap dan berpenampilan. Jangan sampai memancing naluri mereka. Kasian... rugi di kedua belah pihak.

Udah ah... sebenarnya banyak yang pengen ditulis, tapi... udahlah cukup dulu untuk saat ini.

February 18, 2006

Tumpah Ruah semua Di sini

Kalo lagi jauh dari komputer rasanya isi pikiran banyak banget yang mau ditumpahin di blog. Pas udah berhadapan sama si kompi. Buyar deh semuanya. Hiks T_T

Pengen cerita banyak hal...

Ini aja deh...

first....

Makasih banyak buat akh hafidz yang udah membangkitkan aku dari kefuturan, kemalasan, dan keputusasaan. Kata-kata beliau itu bener-bener masuk ke hati, walaupun singkat. Sedikit menyakitkan memang tapi itu bagaikan obat. Pahit namun menyembuhkan.
Syukran Jazakallah khair akhi... Semoga Allah senantiasa merahmatimu.

second....

waktu itu nonton sinetron pintu hidayah (aduh malu ih nonton sinetron segala... )
isinya bagus banget. gak seperti sinetron2 lainnya yang penuh dengan mistis, keglamoran, percintaan, ngumbar nafsu, pokoknya mengandung segala bentuk kemaksiatan.
sinetron episode waktu itu judulnya ikhlasnya cinta... ci yeee... romantis banget sih!
ups, tunggu dulu. cinta dari siapa ke siapa dulu? sinta orang tua ke anak ternyata.

Jadi gini, alkisah ada sepasang suami istri yang keduanya sama-sama memiliki kekurangan. Tak tanggung-tanggung kekurangannya adalah camen alias cacat mental bin idiot. Dengan izin Allah, pasangan ini dikaruniai putri yang normal, tak kurang apapun. Sang putri tumbuh dalam kehidupan ekonomi yang seadanya. Pasangan istimewa ini hidup dengan berjualan rempeyek. Dengan penuh perjuangan mereka membuat dan menjual rempeyek tumpuan hidup mereka. Pernah suatu kali anak-anak berandalan merampas uang hasil jualan rempeyek mereka hingga sang bapak terluka (adegannya dramatis banget, ampe gak tahan menahan linangan air mata :P) Akan tetapi kehidupan yang bersahaja dan orang tua yang memiliki kekurangan tidak membuat sang putri frustasi. Dia menjadi putri yang shalihah. Dalam salah satu adegannya sang putri diperlihatkan sedang membaca alquran hingga membuat kedua orang tuanya terpana.

Konflik dari cerita ini terjadi ketika sang putri yang duduk di bangku SD harus mengajak orang tuanya datang ke sekolah untuk mengambil buku rapor. Serta merta teman-teman sang putri melontarkan ejekan2 berkaitan dengan ke-camen-an orang tuanya. Tak kuasa menahan emosi, air mata sudah tak terbendung, sang putri pulang ke rumah dengan perasaan tak karuan. Dia menghindari kedua orang tuanya dan men gurung diri di kamar. Dia berteriak, Syifa gak mau ngomong sama ibu dan bapak!!!

Sedihlah hati kedua orang tuanya. Hancur luluh. Apalagi setelah menemui Syifa tak ada di kamarnya. Dia kabur....

Untunglah dia anak yang shalihah. Dia kabur ke rumah pak ustadz. Di sana dia ceritakan kekacauan pikirannya. Dia kecewa dengan kenyataan orang tuanya yang idiot. Ustadz nya kemudian menasihati Syifa. Walaupun orang tuanya idiot, orang tuanya memberikan kasih sayang yang tulus. Bisa jadi banyak orang tua yang normal tapi mereka tidak memberikan kasih sayang yang tulus.

Syifa akhirnya menyadari bahwa dirinya harus bersyukur bahwa kasih sayang yang diberikan orang tuanya meruapakan anugrah yang besar yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain.

Wah kalo diceritain kayak gini jadi gak seru. Kalo liat sendiri mengharukan banget.
Dan penuh dengan hikmah. Coba... semua sinetron itu kayak gitu ya
mimpi...

third...

cerita ttg SPIDERMAN
ternyata kehidupan spiderman itu sangat mirip dengan kehidupan aktivis dawah di kampus-kampus
SPIDERMAN:
dia punya rahasia, yang dia perlihatkan hanyalah kerjanya yang hebat
dia mau berkorban demi kepentingan orang lain
setiap kuliah dia selalu ngantuk, karena malamnya dia membela kebenaran
setiap kuliah dia selalu terlambat karena dia menolong orang lain
dia dipecat dari pekerjaannya karena mendahulukan tugasnya sebagai pahlawan
dalam hatinya timbul keinginan untuk berhenti jadi pahlawan
dia memutuskan untuk membuat baju pahlawannya dan benar-benar berhenti jadi pahlawan
namun apa yang terjadi?
kejahatan terjadi di mana-mana. semua orang merindukan spiderman.
akhirnya spiderman kembali menjadi pahlawan
ADK:
yang keliatan cuma gerakannya aja, siapa orang yang merancang dan bekerja di balik itu
dia berkorban untuk umat, dari mulai waktu, harta, tenaga, dan seterusnya.
suka telat masuk kelas karna ada rapat
suka ngantuk di kelas karna malamnya ngerjain tugas dawah
kerja gak profesional karn agak konsentrasi
kadang ada keinginan untuk berhenti jadi adk , alias futur
membuang semua identitas ke ADKannya
tapi ketika tidak ada dawah
kemaksiatan di mana-mana...






January 19, 2006

Malu

Malu...
Malu sama Allah...
Allah begitu banyak memberikan ni'mat, tapi sepertinya aku kurang bersyukur.

Semoga Allah berkenan untuk tidak mencabut ni'mat yang Ia berikan...

January 14, 2006

Kesaksian Seorang Aditya

Siang ini aku shalat dzuhur di salman. Bada shalat dzuhur jamaah diminta untuk tidak langsung beranjak pergi. Dari pengeras suara terdengar pengumuman bahwa ada seseorang yang akan kembali kepada Islam. Alhamdulillah...

Para jamaah yang terpencar-pencar di seluruh bagian masjid kini berkumpul di sekitar mimbar. Suasana begitu khusyuk... sunyi... kecuali suara jamaah yang masbuk shalat.

Prosesi diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran. Surat Ali Imran  18-19 yang dibacakan.

3. 18. Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu [188] (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. [188] Ayat ini untuk menjelaskan martabat orang-orang berilmu.


3. 19. Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab [189] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. [189] Maksudnya ialah Kitab-Kitab yang diturunkan sebelum Al Qur'an.

Ayat yang tepat... ini mengingatkan kita semua tentang keislaman kita (yang muslim).

Hamba Allah akan bersyahadat tersebut adalah Aditya Syahroni (kalau aku tidak salah dengar). Lahir tahun 1981. Pekerjaan mahasiswa. Alamat jalan Sari Asih. Agama asal katholik. Pekerjaan orang tua wiraswasta dan ibu rumah tangga. Begitulah riwayat hidup ringkas orang yang beruntung ini.

Ustadz Syamsoe, selaku pemimpin YPM Salman, kemudian kita menyampaikan sedikit tausiyah. Saat kita memutuskan untuk memeluk islam, kita harus siap dengan segala konsekuensinya. Bagi warga negara turunan, terkadang mendapat ganjaran pemutusan hubungan dari keluarganya. Termasuk pemutusan di bidang finansial. Kalo terlibat dalam bisnis, bisnisnya bisa terkena boikot dan kehilangan jaringan.

Ternyata luar biasa. Aditya ini sudah siap dengan segala konsekuensi yang harus ditanggungnya. Dia telah mantap untuk memeluk Islam. Dalam riwayat hidupnya dia tuliskan bahwa motivasinya memeluk Islam adalah keinginan pribadinya.

Dua kalimat Syahadat dia ucapkan dengan lancar. Layaknya seorang yang sudah lama menjadi muslim.

Kemudian sebait doa dipanjatkan...

3. 8. (Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)".

Khusyuk... hening... semua terfokus pada doa Ada rasa haru yang menyusup di dada

Prosesi terakhir yang tak kalah mengharukan... semua jamaah ikhwan dipersilahkan untuk memberikan ucapan selamat pada Aditya, saudara baru mereka. Sebuah antrian yang cukup panjang terbentuk di hadapan Aditya. Satu persatu jamaah ikhwan menyalami Aditya, memeluknya dan mencium kedua belah pipinya.

Dari kejauhan kulihat ada rona kebahagiaan terpancar dari wajahnya. Hatinya tampak begitu lega. Kini dia suci, seperti bayi yang baru lahir. Begitulah kini dia memiliki lembaran putih baru dalam hidupnya. Indah...

Tak terasa air mataku meleleh.

Ya Allah... Kau bukakan hati-hati orang-orang yang Kau kehendaki. Istiqomahkanlah dia dan jadikanlah dia salah seorang mujahid yang berjuang untuk Islam dengan harta dan jiwanya.

Amiin

January 13, 2006

Dalam sebuah riwayat pernah dikatakan bahwa ilmu itu didapat dengan belajar. Aku lupa riwayat siapa. Yang pasti ini hadits. Insya Allah...
Kata-kata ini memang benar adanya. Untuk memahami suatu ilmu kita memang harus belajar.

Ada juga orang yang barhasil tanpa belajar serius. Misalnya dapet nilai A dengan belajar contoh-contoh soal (gue banget... ups! bukan berarti dapet nilai A terus ... C nya juga banyak) dalam semalam. Memang waktu ujian serasa ngerti, tapi setelah ujian berakhir, buyarlah semua contoh soal itu... hahaha

Beda dengan orang yang belajar dengan serius... Tentu dia akan paham.
Ilmu itu tidak seperti transfer tenaga dalam (naon deuih) Kita bisa mendapatkannya dari orang lain tanpa usaha. Ketika orang mengajarkan kita, kita harus berusaha mempelajari ilmu tersebut dengan mendalam.

Usaha belajar ini besar pahalanya. Mengapa? karena memang usaha untuk belajar ini memang luar biasa beratnya. Sama seperti menghafal alquran, berat... Oleh karena itu Allah memberikan pahala yang besar untuk orang-orang yang berjihad untuk belajar. Sampai-sampai orang yang berjalan untuk menuntun ilmu itu dimudahkan jalan ke surga. Dan kalo wafat di tengah perjalanan wafatnya tergolong syahid.

Subhanallah...

Ya ini mah hiburan aja supaya tetap sabar dalam menuntut ilmu

Sekarang mungkin masih lambat dalam belajar. Aku yakin pasti nanti bisa lebih cepat kalo udah paham dasar-dasarnya. Insya Allah...

Allahu Akbar!!!

LURUSKAN NIAT...

January 11, 2006

berita di hari idul adha

this morning i listened elshinta radio. i heard that a lot of flood victim didn't perform idul adha prayer because they didn't have any mukena. Masya Allah... the flood occured last friday... was it mean they had not performed 5 times prayer since that day?

astaghfirullaah. may Allah forgive them and all the people who forget to remind them about prayer

10 jan 2006

January 09, 2006

The Magic of Prayer

Aku percaya dengan keajaiban doa. Aku juga percaya doa bisa membangun ikatan batin.

Ada seseorang yang telah membuktikannya. Dia begitu dicintai oleh orang-orang disekelilingnya. Yang dia lakukan adalah mendoakan tiap-tiap orang yang ditemuinya hari itu.

Dalam sebuah riwayat, di yaumil akhir ada seorang hamba yang terkejut dengan amalannya. Ternyata yang membuat pahalanya begitu banyak adalah doanya. Subhanallah, ternyata berdoa itu berpahala.

Sekarang aku lagi belajar mendoakan semua orang yang kutemui.

January 04, 2006

hmmm

hari ini dapet dua surprise
surprise seneng surprise gak seneng
surprise senengnya...
dapet temen baru yang pingin belajar islam. semangat banget.antusias dan mengekspresikan keantusiasannya dengan bebas.
seneng
sampe gak tahan... sebenarnya pengen nangis terharu :p
kita janjian untuk pergi ke pengajian hari ahad ini.ke daarut tauhid :D insya Allah.semoga Allah memudahkan urusan ini.
gak senengnya...
scanner gak jadi2 huhuhu hiks...
Ya Allah tolonglah daku...

Semoga semua kejadian ini membuatku makin dekat dengan Allah
:D

Rindu hujan malem ini, semoga malam ini hujan lagi dan membawa berkah

<